SURVEY
27 November 2021
Detail Berita
Dipublikasi oleh Nurul Amini pada 11 Oktober 2021 | Dilihat 62 kali
Peserta Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Risiko PHBS, PJJ, Literasi dan Numerasi Antusias

KALIMANTAN SELATAN (LPMP Prov Kalsel) –  Setelah digelar di  4 kabupaten (HSU, Balangan, Tabalong, dan Barito Kuala), Rabu (22/9) sampai Kamis (23/9) lalu, ‘Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Risiko PHBS, PJJ, Literasi dan Numerasi’ untuk Tahap II lanjut dilaksanakan di 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (29/9) sampai Kamis (30/09). Sama dengan tahap I, semua peserta antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan.



LPMP Prov Kalsel / FPMP

KABUPATEN TAPIN – Sebanyak 30 Kepala SD, SMP dan SMP di Kabupaten Tapin mengikuti kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Risiko PHBS, PJJ, Literasi dan Numerasi’, Rabu (29/9) sampai Kamis (30/9)

 

Dari laporan tim teknis LPMP Provinsi Kalsel  yang bertugas di tahap II didapat informasi kegiatan yang digelar di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai tengah (HST), Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru berjalan dengan lancar. Walaupun di hari pertama rata-rata wilayah kabupaten/kota diguyur hujan, namun tidak mengurangi semangat dan antusiasme peserta.



LPMP Prov Kalsel / FPMP

DIBUKA KADISDIK – Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Risiko PHBS, PJJ, Literasi dan Numerasi’, di Kabupaten Banjar dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, ST, MS.

 

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kadis dan Pejabat Eselon Daerah di masing-masing kabupaten kota. Setelah kegiatan dibuka dilanjutkan dengan paparan materi. Narasumber yang menyampaikan materi adalah Pengawas Sekolah dan dari Dinas Kesehatan yang telah mengikuti Kegiatan Capacity Building Penyusunan Pedoman Mitigasi Risiko PHBS, PJJ, Literasi dan Numerasi.

Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Yuli Haryanto, SE, M.Si pada saat rapat persiapan untuk pelaksanaan gelar ini mengatakan, kerjasama LPMP Provinsi Kalimantan Selatan dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota merupakan bentuk dukungan dalam melaksanakan prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi.

“Upaya mengurangi /mitigasi risiko dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dapat dilaksanakan oleh satuan pendidikan,” ungkapnya.

Peserta kegiatan adalah  pengawas sekolah dan kepala sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA. Dengan jumlah peserta tiap kab/kota 30 orang.


LPMP Prov Kalsel / FPMP

TANAH LAUT – Peserta antuasi mengikuti kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Risiko PHBS, PJJ, Literasi dan Numerasi’, di Kabupaten Tanah Laut.

 

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman satuan pendidikan dalam mengimplementasikan pedoman mitigasi risiko PHBS, PJJ, Literasi dan Numerasi persiapan PTM dimasa adaptasi kebiasaan baru.


LPMP Prov Kalsel / FPMP

HULU SUNGAI TENGAH – Meskipun hari pertama hujan namun tidak menurunkan semangat peserta mengikuti kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Risiko PHBS, PJJ, Literasi dan Numerasi’, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

 

Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta, narasumber, dan panitia daerah tetap menerapkan protokol kesehatan.  Waktu kegiatan pun dibatasi selama ± 4 jam. Tempat duduk peserta juga berjarak minimal 1 meter, sesuai dengan anjuran satgas covid 19.

Peliput/Penulis : FPMP/Nurul Amini

Editor : Lis Maulina

Foto : Tim Teknis LPMP Prov Kalsel